Kamis, 14 Maret 2013

IBU PERTIWI


ibu pertiwi..
janganlah engkau bersedih lagi
janganlah engkau tutup wajahmu 
dengan segala rasa malu..
  ibu pertiwi lihatlah kami..
  kami bukan yang dulu lagi,
  yang layak untuk dicaci
  meski bumi telah marah langitpun tak bersahaja
  semua telah luluh lantah sadarkan kita..
kita sadar ibu.. kami telah lupa
kami telah egois, terlalu tamak memakan semua..
  sekarang lihatlah ibu..
  berjuta-juta tangan saling mengulurkan
  menopang tubuh bersama, meski jarak telah terpisah
  tanah yang berpijak ikut goyah
tanpa kita sadari Bahwa kita tidak sendiri
semua telah sama, satu jiwa,satu rasa
terlalu jauh kita melangkah. hingga kita lupakan
arti jkita bagimu, Ibu Pertiwi 
kita semua adalah anak-anakmu
  semua sama
  semua sedarah..
  semua senadi..
  seperti tubuh yang saling menopang
ibu Pertiwi
tersenyumlah sekarang, kami bukan yang dulu lagi 
berbanggalah sekarang karna anak-anakmu telah kembali..
lihatlah kami ibu pertiwi 
si hitam ulurkan tangan demi si putih yang malang..
siputih genggam erat tangan si hitam
inilah kami ibu pertiwi yang sadar akan ucapanmu
ucapan kebesaranmu, BHINEKA TUNGGAL IKA
  kami anak-anak yang beruntung 
  karna kami telah di besarkan karna kami telah dididik
  dibawah naunganmu Ibu Pertiwi
  tak perduli perbedaan, asalkan kami tetap bersama
  kami semua adalah anakanakmu
meski waktu dengan sombong melangkah jauh.
tapi tetap tak dapat hancurkan ikatan kami
ikatan yang terjalin sekuat rantai
seperti jiwa yang tak dapatb terpisah dari raga
  ingatlah kami ibu pertiwi
  sebutlah kami ibu..
  disaat engkau membutuhkan kami
  seperti kami membutuhkanmu..
  kami yakin, meski bumi uji kami lagi
  hancurkan semuanya meski langit mencaci kamu lagi
  tenggelamkan semuanya tetap tidak dapat hancurkan kami tenggelamkan kami
dengan lantang kami berteriak 
dengan gagah kami berdiri 
agar engkau tau Ibu Pertiwi
kami adalah SATU JIWA
bahkan bara api pun tidak bisa kalahkan kobaran semangat kami untuk bersatu
kami pernah berjanji, BERTANAH AIR SATU TANAH AIR INDONESIA
  bersama Ibu Pertiwi 
  kita lalui semua cobaan dan perjuangan
  lepaskan belenggu hitam 
  yang pernah pisahkan kami, lupakan kami
  UNTUK BERSATU
  menopang kembali tanah suci tanah Ibu Pertiwi



DHEA KARINDA~